Minggu, 22 Juni 2008

Mantis Shrimp,,, Special Eyes,,, Special Legs,,,





Berawal waktu pas les, Pak Andre guru fisika di tempat lesku ntu bilang klo kami tuh (pejuang2 senam ptn) harus tawu info2 iptek terkini biar bisa ngerjain soal2 ipa terpadu nanti pas senam ptn_nya,,, Trus bapak itu nyontohin udang mantis deh,,, udang yang bisa ngeliat 9 warna primer!!! Keren!!! Manusia aja cuma bisa ngeliat 3 warna primer!!!
Akirnya browsing deh internet nyari all about niey udang,,, n ternyata bukan 9 warna primer yg bisa diliat ma udang ini, tapi 11-12 warna primer!!! Lebih mantab lagi ternyata!!!
Wanna know more about this special shrimp???
Niey review_ku bout udang special ini,,, hasil kutipan dari beberapa artikel yang aku dapet neh,,,
Semoga bermanfaat!!!

Udang mantis ,dengan matanya yang luar biasa itu, selalu menjadi salah satu obyek para penyelam saat berburu gambar di bawah air sana. Matanya yang paling kompleks memungkinkan udang mantis mendeteksi 16 saluran cahaya, termasuk ultraviolet, dan cahaya terpolarisasi. Sebagai perbandingan, mata manusia hanya mampu mendeteksi empat saluran cahaya. Lebih dalam, jika manusia hanya dapat melihat dengan kombinasi 3 warna primer, mata udang mantis dapat membedakan dengan kombinasi 11-12 warna primer. Selain itu, udang mantis juga memiliki kemampuan melihat langsung warna cahaya berbeda-beda dari polarisasi cahaya.N yang lebih uniknya lagi, udang mantis mempunyai kornea terpisah pengenal cahaya. Dengan mata supernya itu, udang mantis yang hidup di sekitar terumbu karang mungkin dapat melihat hantu!!! Wah, gothic juga niey udang,,, ^^
Seperti halnya beberapa hewan lainnya, seperti burung parkit dan semut, kemampuan melihat cahaya yang terpolarisasi dimanfaatkan untuk navigasi dan melihat mangsa. Mereka dapat melihat perubahan pola warna pantulan cahaya jika jatuh dari sudut berbeda-beda di permukaan benda.
“Udang mantis sungguh hewan yang aneh dan sekarang kami menemukan bahwa spesies ini dapat melihat dunia yang gaib bagi sebagain besar dari kita,” ujar Andrew White, salah satu peneliti dari Universitas Queensland, Australia.
Bahkan, udang mantis dapat melihat polarisasi cahaya lebih kompleks yang disebut circular polarization. Polarisasi yang terjadi bukan hanya karena berkas cahaya yang jatuh lurus ini sangat jarang terjadi. Hanya beberapa benda yang menghasilkan polarisasi semacam ini, mislanya kunang-kunang, klorofil daun, kumbang jimat, dan tubuh udang.
Ternyata keunikan udang mantis ini udah pernah dipublikasikan 3 taun yang lalu loh!!! (wah,,, katronya juga niey saia,,,). Penulis Les Kaufman telah menjelaskan keindahan dan keunikan mata udang mantis melalui kisah Misteri Warna Terumbu Karang yang muncul dalam Majalah National Geographic Indonesia edisi Juni 2005, dan fotografer Tim Laman menampilkan mata seekor udang mantis yang luar biasa yang diambil dari sebuah perairan dangkal di Indonesia.
Hoho
Nah sekarang kita liat apa kata Pak Harun Yahya tentang si mantis,,

Seri Biologi (1)
Tendangan Mematikan Udang Mantis
Setiap ciptaan Allah SWT memang luar biasa. Mahluk-mahluk cantik dan luar biasa yang dilengkapi anggota badan yang bukan hanya membuat mereka bertahan hidup, namun juga untuk mempertahankan hidupnya. Salah satu binatang ciptaan Allah SWT yang luar biasa adalah Udang Mantis yang berasal dari ordo stomatopods.
Mahluk ini diberi nama ilmiah yang diberikan berdasarkan kebiasaan makan mereka dan dari kemampuan anggota badan mereka yang bisa memanjang mulai dari dada (stomato: mulut; pod: kaki). Kaki mereka masing-masingnya adalah cakar, yang ketika meregang digunakan untuk menyerang dan menangkap mangsanya.
Udang mantis merupakan salah jenis udang predator yang hidup di perairan dangkal di kawasan laut tropis dan subtropis. Mahluk jenis kerang-kerangan ini merupakan salah satu mahluk hidup paling agresif yang pernah ada. Istimewanya, beberapa spesies udang mantis memiliki fluoresence atau zat yang membuat tubuhnya terlihat bercahaya dalam kegelapan.
Para peneliti membuktikan, binatang yang berasal dari kelas malacostraca ini memiliki tendangan yang sangat cepat dan mematikan. Bahkan para peneliti dari Universitas Berkeley, Amerika Serikat menyatakan, tendangan udang ini bisa mematikan mangsa-mangsanya.
Betapa tidak, rumah siput bisa menjadi terbelah karenanya. Karenanya, binatang yang memiliki panjang 20 hingga 30 cm ini disebut thumb splitter atau jempol pemecah.
Saat ini ada 400 spesies udang ini yang berhasil ditemukan di seluruh penjuru dunia. Oleh bangsa-bangsa terdahulu binatang ini disebut belalang air atau sea locust.
Adalah pembuluh makanan digunakannya untuk memecah kulit mangsa mereka. Cara mereka menendang mangsanya sangat cepat, secepat terjangan peluru.
Tendangan binatang ini sangat kuat. Udang mantis besar bisa menyerang lawannya dengan kecepatan peluru kaliber 22.
Alat serang ini muncul dari bagian dada kemudian memanjang hingga ke perut yang barangkali menjadi alat yang sangat berguna ketika mereka sedang berenang. Udang mantis biasa menggunakan kaki keduanya untuk memecahkan kulit siput yang menjadi sumber utama makanan mereka.
Hasil penelitian sebelum ini melaporkan bahwa udang mantis menyerang pada kecepatan maksimum 10 meter per detik. Namun pada penelitian terakhir soal udang mantis, dinyatakan bahwa binatang ini mampu meyerang mangsanya dengan kecepatan antara 14 hingga 23 meter per detik.
Mekanisme kerjanya seperti pegas, berdasar penelitian tim Fakultas Integrative Biology, Universitas California. Anggota badan penyerang dari udang ini terdiri dari dua tipe, yang pertama seperti tombak, dan yang kedua bentuknya seperti tumit. Alat serang ini berbeda-beda pada tiap spesies udang mantis.
Pada udang mantis, energi untuk meregang diproduksi oleh serabut otot untuk memperpanjang kakinya pada kecepatan itu. Menurut perhitungan para ilmuwan, tendangan pada kecepatan ini membutuhkan tenaga hingga 4,7 x 105 watt per kilogram otot. Jika mengacu pada pengetahuan kita saat ini, pengumpulan tenaga sedemikian besar ini sangat mustahil dilakukan oleh mahluk kecil yang ganas ini.
Menjadi istimewa, karena mereka melakukan manuver serangannya di permukaan air yang cukup padat. Karena itulah, para ilmuwan terus melakukan penelitian atas binatang ini dan menghitung kekuatan serangnya dalam upaya mencari sistem pegas yang lebih spesifik lagi.
Untuk sederhananya, mekanisme itu digambarkan seperti kerja ketapel. Ketika otot berdempetan dengan kaki dan mencapai kontraksi maksimum, maka bagian kaki yang memanjang ini kemudian dilepas sehingga terlontar sangat cepat. Sementara kelompok otot lainnya bertugas sebagai penangkap, dan beraksi untuk memperlambat pergerakan kakinya. Udang mantis ini mampu menyerang mangsanya dalam kecepatan dua milisekon atau lima puluh kali lebih cepat dari kemampuan mata manusia.
Dalam bentuk yang hampir sama adalah fakta bahwa pusat mekanisme pegas untuk menyerang pada udang mantis memiliki bentuk seperti pelana. Bentuk ini mencegahnya mengalami kegagalan dengan mengurangi efek kekuatan yang meningkat selama proses peregangan dan pemanjangan anggota tubuh.
Sangat tidak mungkin bagi mahluk tak berakal ini untuk menghasilkan tombak atau tumit di depan kakinya, kemudian merencanakan sistem pegas untuk melakukan aksi serangnya. Atau menjadikan ototnya saling berdempetan dengan kaki dan melenturkan otot-ototnya untuk memperlambat lajunya sehingga bisa menangkap mangsanya.
Sudah sangat jelas bahwa udang mantis diciptakan bersamaan dengan kelengkapan sistem tubuhnya. Seperti dicantumkan dalam Alquran surah Al Baqarah ayat 117, "Allah pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya "jadilah", lalu jadilah ia".
( uli/harunyahya )

Wah,,, ternyata udang ini gag cuma special karna matanya aja,,, ternyata kakinya juga sama spesialnya,,, keren deh!!!
Semoga ini bermanfaat buat nambah2 pengetahuan kita ya teman2,,,
N semoga beneran ada deh soal bout niey udang di senam ptn nanti,,, (ngarep mode on)
See you in the next blog!!! ^^v

1 komentar:

davipiero mengatakan...

Like a Superstar.mp3 dilink ini:

http://www.realfiles.net/link/f909a443/18357

Sedot giyh :P